Aliansi Perjuangan Rakyat Langgudu Selatan menangih kembali Pernyataan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bima

Bagikan Berita:

Kabupaten Bima, Gemantb.Com – sejumlah Masyarakat Langgudu yg tergabung dalam Aliansi Perjuangan Rakyat Langgudu Selatan kembali mendatangi kantor DPRD kabupaten Bima. Senen (25/7)

tujuannya adalah menuntut kembali kepastian terkait janji wakil Ketua Satu DPRD kabupaten Bima Muhammad Aminurllah, SE, dan Edy Muhlis, S.Sos Selaku Ketua Komisi III serta pihak PU kabupaten Bima yang sebelumnya telah menandatangani  pernyataan, bahwa  perbaikan jalan ditahun 2022 ini harus direalisasikan.

Pada tanggal 21 juni 2020 lalu , Sebelumnya Aliansi rakyat Langgudu selatan mendesak DPRD Kabupaten Bima yang ada di dapil VI (enam) untuk menyampaikan tuntutan tersebut kepada Bupati Bima, akhirnya tuntutan tersebut disepakati dengan perjanjian tertulis dan diwakili langsung  muhammad Aminurllah, SE serta Ketua Komisi III Edy Muhlis, S.Sos pada saat itu.

Supardin menjelaskan “Dalam perjanjian tersebut wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Bima berjanji bahwa jalan sepanjang 52 kilo meter tersebut akan segera diperbaiki pada tahun 2022 ini, dengan anggaran 5 meliyar yang semula ditetapkan oleh Bupati Bima dalam anggaran perubahan hanya 2 M. Ujarnya.

“namun karna anggaran tersebut dinilai terlalu kecil dan tidak sesuai dengan pembiyaan perbaikan jalan sepanjang 52 kilo akhirnya ditambah 3 M untuk anggaran Perubaha berikutnya, sehingga genap menjadi 5 M, Namun kenyataannya janji tersebut tidak seperti yang diharapkan hanya yang digelontorkan 2 M saja. Imbuhnya

Untuk kejelasan hal demikian perwakilan Masyarakat Langgudu selatan akhirnya mendatangi kantor DPRD Kabupaten Bima untuk menagih kembali apa yang dijanjikan sebelumnya, sesuai surat pernyataan yang dibuat pada tanggal 21 Juni 2020 lalu.

Audiensi tesebut ditanggapi langsung oleh ketua Komisi III Muhammad Sidik, SH beserta anggotanya, dalam agenda Audiensi tersebut Ada 3 (point) yang  dituntut oleh Perwakilan masyarakat Langgudu sesuai surat pernyataan pada tangga 21 Juli 2020 lalu.

Adapun poin penting dalam tuntutan saat itu antara lain memprioritaskan pembangunan jalan raya langgudu selatan untuk masuk dalam APBD murni tahun 2021, yang Ke dua pelaksanaan pembangunan jalan harus dilaksanakan dalam tahun kontrak jamak (multiyear) tahapan anggaran sampai dengan Hotmix Dan yang ke tiga Komitmen Bersama DPRD kab.bima dengan aliansi perjuangan rakyat langgudu selatan lewat surat keputusan bersama, ditanda tangani langsung oleh, pimpinan dewan bersama anggota DPRD Komisi III yang membidangi pembangunan bersama dengan DPRD Dapil 6.

Namun alhasil pernyataan itu tidak bisa ditanggapi oleh Muhammad Sidik, SH selaku Ketua Komisi III lantaran Keanggotaan komisi III sudah dirombak yang sebelumnya diketuai oleh Edy Muhlis, S.Sos.

Dalam penyampaianya Muhamad sidik, SH mengatakan ” bukan kami tidak bisa tanggapi kaitan MOU ini masalahnya kami tidak menegetahui apa perjanjian masyarakat dengan wakil ketua I serta Ketua Komisi saat itu, ujarnya

Muhammad sidik, SH menambahkan” untuk menjawab pernyataan ini berikan waktu kepada kami untuk berkoordinasikan kepada pimpinan ketua DPRD kabupaten Bima dan pihak Eksekutif, sebab surat pernyataan tahun lalu bukan kami yang menerimahnya. Tuturnya

Salah satu perwakilan dari masyarakat Langgudu selatan Supardin mengatakan kami tidak menuntut perbaikan jalan itu keseluruhan, yang kami inginkan anggaran tiap tahun harus bisa disisipkan untuk perbaikan jalan itu. Tuturnya

Supardin menambahkan ” Mudah- mudahan apa yg diperjuangkan ini bisa di tanggapi baik oleh Pihak Legislatif ke eksekutif sebab perjuang ini murni untuk kemaslahatan bersam dan perjuangan kami ini tidak ada kepentingan kelompok atau personal melainkan ini murni Hajat hidup orang banyak. ujarnya

Usai diskusi panjang akhirnya pihak DPRD Kab.Bima melalui ketua Komisi III membuat Surat Keputusan untuk acuan berkoordinasi dengan unsur Pimpinan dan Instansi terkait dan hal itu disepakati bersama dengan perwakilan masyarakat langgudu selatan. (GM/HER)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.