Giat Perdana AIS Regional Bima, Adakan Donor Darah Depan Masjid Terapung Kota Bima.

Bagikan Berita:

Kota Bima.

Kegiatan ini juga dalam memperingati hari jadi Supporters Club resmi Arsenal FC yang ke 19. Donor Darah Nasional yang diinisiasi oleh AIS dimulai sejak tahun 2015 akan diikuti oleh 61 kota dari Aceh sampai Papua.

Foto kegiatan Donor Darah yang diselenggarakan oleh AIS Regional Bima.

Ketua AIS Regional Bima Furkan menjelaskan, AIS memilih untuk berkegiatan sosial dalam bentuk donor darah, karena hal ini yang sangat mudah dilakukan masyarakat. Selain manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat, donor darah juga memberikan kesehatan bagi pendonornya.

Menurut Furkan, akhir-akhir ini masyarakat sangat sulit sekali mendapatkan pendonor dan juga ketersediaan stok darah di Unit Tranfusi Darah (UTD) RSUD Bima sangat minim sekali. Hal inilah yang menginisiasi AIS untuk menggelar kegiatan donor darah di Jln. Sultan Muhammad Salahuddin Amahami, depan Masjid Terapung Kota dengan tema, “AIS Donor Darah Nasional”. Apalagi ini kegiatan perdana AIS Regional Bima dan bertepatanĀ  di tahun masa pandemi ini, stok darah di Kota maupun Kabupaten Bima selalu mengalami penurunan.

Menurutnya, nilai filosofis yang bisa diambil dari kegiatan donor darah ini adalah bagaimana rasa kemanusiaan hadir tidak hanya saat bencana alam datang, namun bisa kapanpun dilakukan. “Donor darah adalah event sosial yang tidak menunggu bencana alam, banjir ataupun gunung meletus,” kata Furkan kepada awak media GEMA NTB.com, Minggu (12/06/2022)

Sementara itu, Ketua PMI Kota Bima yang diwakili oleh Kepala Markas, Rusdin,S.Sos mengapresiasi langkah AIS dalam kegiatan donor darah nasional secara perdana dilakukan di tahun ini. RusdinĀ  mengatakan, tahun lalu saat pandemi Covid-19 melanda, stok darah di UTD RSUD Bima menurun drastis karena masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya berkurang.

“Awal pandemi pihak PMI dan UTD RSUD Bima pesimis karena biasanya satu hari masyarakat yang mendonorkan darahnya biasa banyak, ketika pandemi kami hanya mengalami kesulitan untuk menyuplai darah sesuai kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Rusdin bersyukur, tahun ini meski masih dalam suasana pandemi, kondisi pendonor bisa dikatakan mendekati normal. Sehingga, dirinya menyebut kegiatan AIS akan memberikan manfaat yang besar bagi ketersediaan darah di PMI maupun UTD RSUD Bima.

“Kegiatan donor darah AIS ini diharapkan bisa berkontribusi, apalagi ini diselenggarakan di berbagai tempat yang ada di Kota/Kabupaten Bima dan Dompu” katanya.

Kemudian ditempat yang berbeda, dr.H. Sucipto selaku Kepala UTD RSUD Bima menjelaskan semenjak pandemi Covid 19 pihaknya sangat mengalami perubahan stok darah yang begitu drastis. Sehingga penurunan stok darah sangat mempengaruhi dalam dal pendistribusian stok darah.

“Tapi untuk distribusi darah kepada masyarakat yang membutuhkan tidak ada kendala. Hanya saja, kami kekurangan stok darah karena kurangnya masyarakat untuk mendonorkan darahnya,” tutupnya.

Redaksi : Aji Rhey

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.