Diancam Akan Setubuhi Istrinya, Sang Suami Tikam Rusuk Teman Mabuknya

Bagikan Berita:

Kota Bima, GemaNTB – Suami manapun tidak akan terima jika ada pria lain yang berniat macam-macam terhadap istrinya. Hal tersebut juga dialami oleh IA (41), asal Kel. Rabadompu Kota Bima, Prov. NTB pada Minggu (12/6) sekitar Pkl. 01.30 wita.

Meski dalam kondisi mabuk karena pengaruh alkohol, pelaku merasa sangat tersinggung oleh ucapan teman mabuknya berinisial AH (52) yang tidak terima ketika ditegur olehnya yang bertindak reseh saat mabuk.

Peristiwa tersebut bermula saat pelaku dan korban menggelar pesta minum miras jenis Sofi yang berlokasi di areal bronjong sungai wilayah setempat sekitar pkl. 09.30 wita Setelah sekian waktu, akhirnya mereka sepakat untuk berpindah tempat di rumah terduga pelaku.

Setelah meneguk sekian banyak minuman Sofi tersebut, korban AH mulai bertindak reseh dan hal itu nembuat pelaku IA tidak nyaman dan menegur korban dengan berkata, “jangan reseh kalau mabuk”. ucap pelaku.

Rupanya korban tersinggung dengan teguran tersebut dan menjawab, “apa urusanmu?, istrimu saya setubuhi nanti!”, timpal korban. Kaget dan tak terima dengan timpalan korban, pelakupun bergegas mengambil pisau dan menusuk rusuk kiri korban sebanyak 1 kali.

Kasi Humas Polres Bima Kota IPTU Jufrin yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut, “Kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia ini berawal korban dan terduga pelaku minum minuman keras” ungkap Kasi Humas.

IPTU Jufrin juga memberikan keterangan lanjutan, “Tak terima perkataan korban, terduga masuk ambil pisau di dapur dan langsung menikam korban di bagian rusuk sebelah kiri satu kali,” tambahnya.

Masih menurut Jufrin, Personil Polsek Rasanae Timur yang menerima laporan langsung menuju ke TKP. Saat tiba di TKP, tim yang dipimpin oleh Kapolsek Rasanae Timur tersebut berhasil mengamankan terduga pelaku.

Selain mengamankan pelaku, tim juga berhasil mengamankan barang bukti kejahatan. “Saat olah TKP, ditemukan dan diamankan barang bukti berupa sebilah pisau dapur yang digunakan oleh terduga pelaku,” ujarnya.

Setelah tim melakukan olah TKP, tubuh korban yang sudah dalam kondisi tak bernyawa tersebut akhirnya dibawa ke RSUD Bima untuk dilakukan proses visum. /Gm-ER

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.