Posting Di Facebook Untuk Aksi Malam Minggu, Riken Keburu Diciduk Polisi

Bagikan Berita:

GemaNTB – Hal konyol dilakukan oleh seorang remaja pemilik akun facebook Riken Saputra. Baru saja beberapa jam memposting senjata tajam ketapel dan anak panah besi di beranda facebooknya, ia diciduk oleh anggota Sat Reskrim Polres Bima Kota.

Awalnya pada Sabtu (27/3) sore, Riken memposting sebuah status dengan caption “Persiapan Malam Minggu”. Dari bahasa captionnya memang tidak bermakna negatif ataupun tidak menyinggung siapapun, namun dari lampiran foto yang dimuatnya di dalam postingan tersebut yanh bergambar ketapel dan anak panah dari besi yang biasa digunakan untuk aksi kejahatan.

Baru beberapa saat memposting, statusnya  tersebut langsung viral dikomentari dan dibagikan oleh banyak netizen yang menandai beberapa akun milik kepolisian. Pihak Polres Bima Kota yang mengetahui postingan tersebut langsung bergerak cepat menelusuri dan memburu Riken.

Anggota Reskrim Polres Bima Kota saat mengamankan Riken Saputra.

Seperti yang menjadi buah bibir saat ini, dalam sepekan ini aksi teror panah marak terjadi di wilayah hukum Kota Bima maupun Kab. Bima yang mana para pelakunya yang misterius melakukan aksinya dengan berboncengan mengendarai sepeda motor.

Parahnya lagi, target mereka tidak menentu. Biasanya yang menjadi sasaran adalah pengendara sepeda motor di jalur sepi dan mereka juga kerap memilih target yang duduk berkerumun di pinggir jalan tanpa peduli siapa korbannya.

Jika diamati dari postingannya, diduga Riken Saputra adalah salah satu dari oknum pelaku aksi teror panah tersebut. Sehingga pihak kepolisian langsung bergerak mengamankan Riken guna menelusuri ada atau tidak keterkaitannya dengan aksi teror panah yang telah meresahkan masyarakat dalam sepekan terakhir ini.

Setelah postingannya viral, Riken diduga langsung menghapus status tersebut, hal itu diketahui setelah postingan yang dibagikan tersebut tidak lagi muncul diberanda. Setelahnya, Riken juga sempat memposting status klarifikasi yang menerangkan jika akunnya tekah dibajak.

Riken juga memposting status lainnya yang berisi tentang permintaan maafnya yang tak sengaja memposting status tersebut. Namun pihak kepolisian dari Polres Bima Kota tidak langsung percaya, sehingga tetap mengamankannya beberapa kemudian.

Riken Saputra setelah diamankan oleh petugas di Mapolres Bima Kota.

Dari hasil penulusuran tim Media GemaNTB diketahui, Riken Saputra merupakan warga Dusun Nenti Rasa Desa Ntoke Kec. Wera Kab. Bima bernama asli Muhjadi. Riken diketahui tinggal kost di sekitar Kel. Sadia Kota Bima, namun hal tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya dan masih didalami.

Hingga berita ini diturunkan, tim media GemaNTB belum berhasil berkoordinasi dengan pihak kepolisian dari Polres Bima Kota guna mendapatkan informasi tambahan terkait peristiwa penangkapan dan kejelasan dari kasus tersebut. /Gm-ER

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.